tip_ny_0903_03

Mengenal Hari Raya Ganesha Chaturthi



Ganesa adalah Wigneswara atau Wignaraja, dewa segala rintangan, baik yang bersifat material maupun spiritual. Ia termasyur dipuja sebagai penyingkir segala rintangan. Dia juga merupakan pemberi kecerdasan duniawi dan kebijaksanaan spiritual. Ganesha Chaturthi dirayakan pada Chaturthi, yaitu hari keempat bulan lunar India Bhadrapada. Biasanya jatuh pada bulan Agustus, September atau Oktober. Di India Perayaan Ganesha Chaturthi merupakan Hari Lahir Dewa Kecerdasan.

16-1442412306-ganesh4

Ganesh  Chaturthi festival, dirayakan di India untuk menghormati Dewa Ganesha biasanya di adakan pada Maharashtra, Gujarat dan India Selatan. Acara biasanya dilakukan dengan membuat Patung-patung Ganesha  sebagai simbol kebijaksanaan, kemakmuran dan keberuntungan. Ganesha juga sebagai Putra Dewa Siwa dan Dewi Parwati yang juga dikenal sebagai penghapus hambatan.

“Vinayaka adalah penguasa segala macam pengetahuan. Belajar adalah terkait dengan kecerdasan (buddhi). Ini bukan sekadar beasiswa. Keakraban dengan buku bukan merupakan pengetahuan sejati. Seluruh hidup seseorang adalah sebuah proses pembelajaran terus menerus. Setiap proses penyelidikan terkait dengan pembelajaran. Tapi pada dasarnya penyelidikan itu harus peduli dengan mencari tahu apa yang sementara dan apa yang permanen. Ini adalah pengetahuan yang benar”.
– Sanathana Sarathi, October 1995-

271237-ganeshachaturthi-080914-ra8

Pada tahun ini Festival berlangsung 10 hari berakhir pada Ananta Chaturdasi  yang jatuh pada 27 September tahun ini. Pada hari itu, umat membenamkan berhala (patung) Dewa Ganesha dalam air. Sebelum perendaman, berhala yang diambil melalui jalan-jalan di prosesi warna-warni yang juga memiliki penggemar menari dan menyanyi. Ini melambangkan sampai jumpa dari perjalanannya menuju tempat tinggalnya, agar menghilangkan kemalangan seluruh umat manusia.

sumber : IBT 



Semoga Bermanfaat

Bermanfaat ? Sebarkan ke Keluarga dan Sahabatmu..

One thought on “Mengenal Hari Raya Ganesha Chaturthi

  1. Maaf artikel ini apakah ditulis sendiri atau hasil suntingan penerjemahan online?
    Mohon maaf sebelumnya karena saya sedikit kesulitan mencerna kalimat-kalimatnya.
    Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mantra & Filosofi Terkait