[ X Tutup Iklan]

Arti Tamiang, Endongan, Ter, Dan Sampaian Gantung Di Hari Raya Kuningan

Tamiang

Hari Raya Kuningan yang dirayakan umat Hindu 10 hari setelah Hari Raya Galungan ditandai dengan ciri khas sejumlah sarana, seperti tamiang, endongan, ter atau pun sampian gantung. Sarana itu dipahami sebagai simbol-simbol yang identik dengan alat-alat perang. Apa makna di balik simbol alat-alat perang itu? Sarana paling khas dan paling simbolik dalam perayaan Kuningan tentu […]

Selengkapnya


Japamala Menurut Ajaran Hindu

japamala

JAPAMALA dalam ajaran Hindu, sumber sastranya adalah Kalika Purana dan Sanatkumara Samhita, diuraikan sebagai berikut :   JAPAMALA terdiri dari dua kata induk Bahasa Sanskrit yaitu : JAPA dan MALA. Japa adalah pengulangan mantra suci selama beberapa kali. Mala adalah butir-butir yang dirangkai dengan benang kapas. Jadi Mala yang digunakan untuk ber-Japa disebut JAPAMALA. Perkataan […]

Selengkapnya


Perjalanan Panca Pandawa Masuk Sorga

hindu bali

Setelah berakhirnya perang Bharata Yuda, Yudhistira menyerahkan tampuk pemerintahan kepada anak Abimanyu yang bernama Prabhu Parikesit. Beliau sepakat dengan saudara-saudara dan istrinya, Dewi Drupadi berniat untuk mengakhiri masa hidup keduniawiannya dengan maksud menuju pada tujuan akhir hidup sebagai manusia yaitu untuk dapat mencapai moksa. Yudhistira mengajak saudara-saudara dan istrinya tercinta untuk pergi ke gunung Mahameru […]

Selengkapnya


BENANG TRI DATU

benang tridatu

Umat Hindu di Bali sudah biasa memakai benang Tri Datu sebagai gelang. Sebagai aksesoris ia kelihatan unik dan antik, namun lebih jauh dari itu benang ini memiliki nilai filosofis yang dalam dan diyakini memiliki power magis. Tri berarti tiga dan Datu berarti elemen atau warna. Benang Tri Datu (Tridatu) adalah benang yang terdiri dari tiga macam warna […]

Selengkapnya