[ X Tutup Iklan]

Banten Dan Mantra Banten Pasupati

tumpek-landep

Banten Pasupati Dalam upacara pasupati untuk benda – benda yang akan disakralkan berupa Pratima, keris, barong, rangda, pis bolong, rerajahan, pengunaan simbol – simbol dan lain-lain untuk tujuan tertentu yang sebaiknya disebutkan dilaksanakan pada saat hari raya tumpek landep dengan beberapa tingkatan upacaranya,  Tingkatan nista, paling sederhana, Sarana banten menggunakan : canang sari, dupa pasupati […]

Selengkapnya


Segala Macam Persembahan Dalam Agama Hindu, Ditujukan Kepada Siapa?

banten

Ritual upacara Hindu baik di Bali maupun India memang banyak menggunakan persembahan berupa bunga dan buah yang di Bali dikenal dengan istilah banten dan canang. Mungkin banyak yang bertanya mengapa ritual upacara tersebut harus menggunakan buah dan bunga, kepada siapa persembahan berupa buah dan bunga itu ditunjukkan? 1. Untuk tuhan Hindu mengajarkan bahwa salah satu […]

Selengkapnya


Hindu, Agama Air Suci

hindu-symbols-60a

Agama Hindu Bali disebut pula Agama Hindu Dharma atau Agama Tirtha atau agama Air Suci adalah suatu praktik agama Hindu yang umumnya diamalkan oleh mayoritas suku Bali di Indonesia. Agama Hindu Bali merupakan sinkretisme (penggabungan) kepercayaan Hindu aliran Saiwa, Waisnawa, dan Brahma dengan kepercayaan asli (local genius) suku Bali. Peninggalan terkuno yang dikenal di Indonesia […]

Selengkapnya


Hare Krisna, Samakah Dengan Agama Hindu?

hare-krisna

Ajaran Hare Khrisna (HK) adalah filsafat dan ajaran ketuhanan yang bersumber dari Bhagawad Gita yang penulisannya dipengaruhi oleh aliran Hindu atau sad darsana, terutama dari aliran Samkhya, Yoga dan Wedanta.  Para penganut Hare Khrisna menggunakan Veda sebagai Refferensi untuk menguatkan isi Bhagavadgita sehingga kebanyakan orang berfikir bahwa ajaran Hare Khirsna murni dari Veda. Padahal jika […]

Selengkapnya


Dewi Katyayani, Dewi Jodoh Dalam Agama Hindu

katyayani

Dalam beberapa literatur Weda, kita akan menemukan banyak sekali dewa dan dewi yang berpasangan menurut nivid mereka masing-masing. Dalam sastra Weda ini disebut sebagai Swarupa Sakti, dan manusia juga memiliki hal yang sama, jadi dengan singkatnya bahwa setiap yang dilahirkan ke dunia pasti kelak akan menemukan pasangannya sendiri. Atau laki-laki akan berdampingan dengan wanita. Dalam […]

Selengkapnya


Asal Usul Bhatara Kumara, Pengasuh Bayi Yang Welas Asih

COLLECTIE_TROPENMUSEUM_De_god_van_de_kinderen_Sanghyang_Kumara_kijkt_naar_spelende_kinderen_TMnr_3525-4

Sang Hyang Kumara atau (Bhatara Kumara, Rare Kumara) adalah putra dari Dewa Siwa sebagai pengasuh bayi yang welas asih. Sang Hyang Kumara yang lahir pada tumpek wayang dimana percakapanNya dengan ayahnya tersebut tersurat dalam Lontar Sanghyang Maha Jnana dalam bentuk tanya jawab antara keduanya tentang ajaran Siwatattwa sebagai ajaran untuk mencapai kelepasan. Dalam Cerita Wayang Lakon Sapu Leger, […]

Selengkapnya